atau dengan memindai kode batang di bawah ini menggunakan aplikasi pemindai Kode / Kamera HP anda
Tanggung Jawab
Bertindak sebagai perwakilan pemilik di lokasi untuk semua lingkup pekerjaan kelistrikan.
Memimpin lingkup pekerjaan kelistrikan selama studi kelayakan hingga commissioning dan peningkatan produksi, termasuk penilaian sistem, pemilihan peralatan, dan analisis beban listrik.
Memastikan bahwa semua desain sesuai dengan spesifikasi proyek, standar keselamatan, dan kode industri (misalnya, IEC, NEC, ANSI, NEMA, NFPA, IEEE).
Mengkoordinasikan dengan kontraktor EPC/EPCM eksternal, tim proses internal, dan disiplin rekayasa lainnya untuk memastikan integrasi sistem mekanik dengan sistem sipil, kelistrikan, dan instrumentasi, serta pengembangan dan/atau ekspansi sirkuit pabrik pengolahan lebih lanjut.
Memberikan masukan mengenai penjadwalan proyek, lingkup pekerjaan, dan estimasi biaya, memastikan bahwa kegiatan rekayasa kelistrikan dan instrumentasi sejalan dengan jadwal dan anggaran proyek.
Memberikan masukan kelistrikan untuk estimasi biaya proyek dan pengembangan jadwal.
Bekerja sama dengan tim pemilik dan konsultan eksternal untuk menilai kelayakan sistem kelistrikan, kebutuhan instrumentasi, dan sistem kontrol untuk proyek tersebut.
Memimpin proses pengadaan peralatan kelistrikan dan instrumentasi, termasuk switchgear, trafo, motor, panel kontrol, instrumen lapangan, dan sistem PLC/DCS.
Mengelola pemilihan vendor dan memastikan pengiriman peralatan berkualitas tinggi sesuai dengan jadwal dan anggaran proyek.
Mengawasi persetujuan dan tinjauan teknis dokumen vendor, memastikan kepatuhan terhadap spesifikasi proyek.
Mengawasi pekerjaan konstruksi kelistrikan, termasuk distribusi HV/LV, substation, MCC, motor, kabel, pembumian, dan pencahayaan.
Mendukung perencanaan energisasi, pengujian, dan kegiatan commissioning.
Memastikan sistem kelistrikan diserahkan siap untuk commissioning dan serah terima operasional.
Mengidentifikasi dan mengelola risiko kelistrikan, benturan, dan penyimpangan desain.
Memberikan pelaporan dan masukan teknis spesifik disiplin kepada Lead Engineering Manager.
Melaksanakan tugas-tugas lain yang ditugaskan.
Persyaratan
Gelar Sarjana di bidang Teknik Elektro.
Pengalaman dalam manajemen konstruksi berbasis lokasi sangat dibutuhkan.
Pengalaman dalam memberikan lingkup pekerjaan kelistrikan pada pabrik proses atau proyek infrastruktur pertambangan.
Minimal 10 tahun pengalaman di bidang teknik kelistrikan dan instrumentasi untuk pabrik pertambangan dan pengolahan. Terampil dalam mengelola proyek dari Studi Kelayakan hingga Commissioning, dengan keahlian dalam desain sistem kelistrikan dan instrumentasi. Berpengalaman dalam berkoordinasi dengan kontraktor dan vendor dalam Tim Pemilik.
Pemahaman yang kuat tentang alur commissioning dan energisasi.
Pengalaman eksekusi proyek berbasis lokasi sangat dibutuhkan.
Keahlian dalam desain kelistrikan/instrumentasi, sistem tenaga, dan sistem kontrol.
Mahir menggunakan AutoCAD, EPLAN, MATLAB, dan alat sejenis.
Pengetahuan yang kuat tentang kode/standar (misalnya, IEC, NEC, ANSI, ISA, NEMA, NFPA, IEEE).
Terampil dalam pemecahan masalah, analisis, dan troubleshooting.
Kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan manajemen tim yang sangat baik.
Pengetahuan tentang sistem mekanik dalam pengolahan emas (crushing, grinding, recovery, dll.).
Mengenal siklus hidup peralatan proses dan strategi pemeliharaan.
Pengalaman dengan kontrol proses/automasi (SCADA, PLC).
Kemampuan kepemimpinan dan manajemen tim yang kuat.
Berpengalaman dalam membimbing insinyur dan menyelesaikan masalah secara proaktif.
Mampu bekerja di bawah tekanan dan memenuhi tenggat waktu yang ketat.
Teliti dengan fokus pada keselamatan, kualitas, dan kepatuhan.
Kemampuan pemecahan masalah, analisis, dan pengambilan keputusan yang sangat baik.
Terampil dalam mengelola tim lintas fungsi dan pemangku kepentingan.
Sertifikasi keselamatan listrik yang relevan (misalnya, Keselamatan Tegangan Tinggi, Arc Flash, dll.) lebih diutamakan.
Lisensi Rekayasa Profesional (STRI, dll.) atau setara lebih diutamakan.
Sertifikasi manajemen proyek, pengawasan, kesehatan, keselamatan, dan lingkungan (misalnya, PMP, ISO 14001, HAZOP, POM, POU, K3 Listrik/Umum) adalah nilai tambah.
Mampu menunjukkan kesadaran terhadap kebijakan dan praktik keselamatan dan lingkungan perusahaan.